1 jam 11 menit menuju waktu Sholat Subuh di Kab. Indramayu
Sumber: https://bimasislam.kemenag.go.id
SUBUH
DUHA
DZUHUR
ASHAR
MAGHRIB
ISYA
04:36
06:23
11:54
15:15
17:46
19:01

Jadwal Sholat Kab. Indramayu Bulan Maret 2022

TANGGAL SUBUH DUHA DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA
Selasa, 1 Maret 2022 04:37 06:16 12:02 15:06 18:09 19:18
Rabu, 2 Maret 2022 04:37 06:16 12:01 15:05 18:09 19:18
Kamis, 3 Maret 2022 04:37 06:16 12:01 15:04 18:08 19:17
Jumat, 4 Maret 2022 04:37 06:16 12:01 15:03 18:08 19:17
Sabtu, 5 Maret 2022 04:37 06:16 12:01 15:02 18:07 19:16
Minggu, 6 Maret 2022 04:37 06:16 12:01 15:03 18:07 19:16
Senin, 7 Maret 2022 04:37 06:16 12:00 15:03 18:07 19:15
Selasa, 8 Maret 2022 04:37 06:16 12:00 15:04 18:06 19:15
Rabu, 9 Maret 2022 04:37 06:16 12:00 15:04 18:06 19:14
Kamis, 10 Maret 2022 04:37 06:16 12:00 15:04 18:05 19:14
Jumat, 11 Maret 2022 04:37 06:16 11:59 15:05 18:05 19:14
Sabtu, 12 Maret 2022 04:37 06:16 11:59 15:05 18:04 19:13
Minggu, 13 Maret 2022 04:37 06:16 11:59 15:05 18:04 19:13
Senin, 14 Maret 2022 04:37 06:15 11:58 15:06 18:04 19:12
Selasa, 15 Maret 2022 04:37 06:15 11:58 15:06 18:03 19:12
Rabu, 16 Maret 2022 04:37 06:15 11:58 15:06 18:03 19:11
Kamis, 17 Maret 2022 04:36 06:15 11:58 15:06 18:02 19:11
Jumat, 18 Maret 2022 04:36 06:15 11:57 15:07 18:02 19:10
Sabtu, 19 Maret 2022 04:36 06:15 11:57 15:07 18:01 19:10
Minggu, 20 Maret 2022 04:36 06:15 11:57 15:07 18:01 19:09
Senin, 21 Maret 2022 04:36 06:15 11:57 15:08 18:01 19:09
Selasa, 22 Maret 2022 04:36 06:15 11:56 15:08 18:00 19:09
Rabu, 23 Maret 2022 04:36 06:14 11:56 15:08 17:59 19:08
Kamis, 24 Maret 2022 04:36 06:14 11:56 15:08 17:59 19:07
Jumat, 25 Maret 2022 04:36 06:14 11:55 15:08 17:58 19:07
Sabtu, 26 Maret 2022 04:35 06:14 11:55 15:08 17:58 19:06
Minggu, 27 Maret 2022 04:35 06:14 11:55 15:08 17:57 19:06
Senin, 28 Maret 2022 04:35 06:14 11:54 15:08 17:57 19:05
Selasa, 29 Maret 2022 04:35 06:14 11:54 15:08 17:56 19:05
Rabu, 30 Maret 2022 04:35 06:14 11:54 15:08 17:56 19:04
Kamis, 31 Maret 2022 04:35 06:13 11:53 15:08 17:56 19:04
Maret 2022

Jadwal imsakiyah Kab. Indramayu menjadi panduan bagi umat Islam dalam mengerjakan sholat fardhu, yaitu shalat subuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya pada awal waktu sesuai sunnah. Diriwayatkan, ketika Rasulullah ﷺ ditanya soal amalan apa yang paling utama, Beliau ﷺ menjawab "Shalat pada awal waktu".

Sholat fardhu bisa dilaksanakan di masjid atau sendiri (munfarid) di rumah. Bagi umat Islam yang laki-laki, mengerjakan sholat fardhu di masjid secara berjemaah lebih utama. Nabi Muhammad ﷺ bersabda, "Sholat berjamaah lebih afdal daripada shalat sendirian dengan perbandingan 27 derajat."


Daftar Masjid di Kab. Indramayu

Umat Islam yang terbiasa menunaikan sholat fadhu berjemaah di masjid akan memiliki keterikatan khusus. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Nabi Muhammad ﷺ bersabda, orang yang hatinya terpaut dengan masjid termasuk dalam 7 golongan manusia yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada Yaumul Akhir.

Di Kab. Indramayu terdapat banyak masjid yang dapat digunakan untuk sholat fardhu berjamaah, mendengarkan tausiyah, atau membaca Al-Qur'an. Berikut daftar masjid ikonik di Kab. Indramayu beserta alamatnya.

  1. Masjid Al-Furqon alamat SMAN 1 Kedokanbunder, Jl. Raya Cangkringan, Kec.Kedokan Bunder, Kab.Indramayu, Prov.Jawa Barat
  2. Masjid Baiturrohim alamat Jln. PU Saradan Desa Gabus Kulon
  3. Masjid AT-TAUFIQ alamat DESA ERETAN KULON RT. 01 RW. 03
  4. Masjid AL-HIKMAH alamat BLOK KALIMENIR RT. 05 RW. 06
  5. Masjid AL-IKHLAS alamat BLOK CONDONG RT 02 RW 03 DESA ERETAN WETAN
  6. Masjid AL-FURQON alamat BLOK PANG - PANG I RT 05 RW 01 DESA ERETAN WETAN
  7. Masjid NURUL ILMI alamat BLOK MA/SMP DESA ERETAN WETAN
  8. Masjid NURUL HUDA alamat BLOK RANCAMAUNG DESA ILIR
  9. Masjid DARUS SALAM alamat BLOK PULOGOSONG DESA ILIR
  10. Masjid AT-TAQWA alamat BLOK PASAR RT 02 RW 01 DESA PAREAN GIRANG

Daftar Tempat Ngabuburit di Kab. Indramayu

Menjalankan ibadah puasa tidak perlu menunggu puasa Ramadhan. Selain puasa Ramadhan yang hukumnya wajib bagi seorang muslim yang tidak mendapatkan halangan, terdapat pula puasa-puasa sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ Puasa-puasa ini dikerjakan di luar Ramadhan, misalnya puasa 6 hari pada bulan syawal, puasa tasu'a, puasa tarwiyah, puasa 'arafah, hingga puasa pertengahan bulan Hijriah (puasa ayyamul bidh).

Bagi muslim yang terbiasa berpuasa, menunggu saat buka puasa di tempat ngabuburit asik dapat membantu menyegarkan pikiran, juga membuat kita mencicipi makanan favorit untuk berbuka. Yang terpenting ketika ngabuburit, kita dapat mengisinya dengan hal-hal positif. Nabi ﷺ bersabda, "Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang".

Tempat ngabuburit enak di Kab. Indramayu ada di Hutan Mangrove Pantai Lestari Karangsong.


Salah satu hal istimewa ketika berpuasa adalah waktu berbuka. Rasulullah ﷺ menganjurkan umat Islam untuk segera berbuka begitu sudah tiba masanya. Beliau bersabda, "Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka".

Terdapat doa buka puasa yang umum dibaca di kalangan masyarakat sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْرْتُ ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Bacaan Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftortu. Dzahaba-zh zama’u, wabtalati-i ‘uruuqu wa tsabata-l ajru, insyaa Allah.

Artinya: “Yaa Allah, kepada Mu aku berpuasa dan kepada Mu aku berbuka. Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah dan telah diraih pahala, insyaa Allah".

Ucapan "dzahabazh zama'u" dan seterusnya menandakan seseorang sudah berbuka (membatalkan puasanya).

Saat berbuka, tidak sedikit masyarakat di Kab. Indramayu yang mencoba lezatnya makanan khas Kab. Indramayu. Berikut ini makanan buka puasa di Kab. Indramayu yang dapat menjadi inspirasi santapan berbuka .

  1. Pindang Gombyang
  2. Cingcut Ayam
  3. Pedesan Entog
  4. Rumbah
  5. Burbacek

Kultum Singkat Islami

Rasulullah ﷺ bersabda "mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim". Saat ini di berbagai masjid, banyak dijumpai kajian-kajian yang memperkaya pengetahuan agama. Selain itu, banyak sajian kuliah tujuh menit (kultum) di berbagai media yang dapat diakses oleh siapa saja.

Mendapatkan saripati ilmu dalam kultum akan membantu seorang muslim dalam memperbaiki amalan-amalan yang kurang. Ada kalanya mendengarkan ceramah islami dapat menyegarkan ingatan tentang indahnya nilai-nilai Islam yang mesti tertanam dalam diri seorang muslim.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari). Beliau juga menyampaikan, "Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang."

Berikut ini kultum singkat Islami yang dihimpun Tirto.id.

Setiap bulan Ramadan, banyak umat muslim memperingati peristiwa sejarah penting dalam Islam, yakni diturunkannya Al-Qur`an atau Nuzulul Qur`an. Peringatan Nuzulul Qur'an di Indonesia secara umum digelar pada 17 Ramadan.

Pemilihan tanggal ini didasari pendapat sebagian ulama bahwa Al-Qur`an turun ketika Lailatul Qadar (malam kemuliaan dan diberkahi Allah SWT) datang pada tanggal 17 Ramadan.

Pendapat bahwa Nuzulul Qur'an terjadi saat Lailatul Qadar merujuk ke firman Allah SWT di surat Al-Qadr ayat 1, surat Ad-Dukhan ayat 3-4 dan surat Al-Baqarah ayat 185. Surat Al-Qadr ayat 1 menjelaskan hal itu berikut ini.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (lailatul qadar)."

Menurut Taufik Adnan Amal, dalam buku berjudul "Rekonstruksi Sejarah Al-Qur’an" (hlm. 71), sebagian besar mufassir menginterpretasikan malam turunnya Al-Qur`an itu terjadi pada 17 Ramadan dengan merujuk surat Al-Anfal ayat 41:

"Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu hari bertemunya dua pasukan, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Sebagian mufassir berpendapat, hari "furqaan" atau "hari bertemunya dua pasukan" di ayat itu merujuk ke peristiwa perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadan. Meskipun masih ada perbedaan pendapat, penafsiran itu menjadi salah satu alasan penetapan 17 Ramadan sebagai hari Nuzulul Qur’an

a