Jadwal Sholat Kota Samarinda Hari Ini

Kamis, 4 Juni 2026
 
Menuju waktu adzan Sholat
Subuh
04:46
Dhuha
06:33
Dzuhur
12:13
Ashar
15:37
Maghrib
18:16
Isya
19:30

Kalender Jadwal Sholat Kota Samarinda

Agustus 2025
Tanggal Subuh Dhuha Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Jumat, 01 Agustus 2025 04:57 06:40 12:21 15:43 18:24 19:35
Sabtu, 02 Agustus 2025 04:57 06:40 12:21 15:43 18:24 19:35
Minggu, 03 Agustus 2025 04:57 06:40 12:21 15:43 18:24 19:35
Senin, 04 Agustus 2025 04:57 06:40 12:21 15:43 18:24 19:35
Selasa, 05 Agustus 2025 04:57 06:40 12:21 15:42 18:24 19:35
Rabu, 06 Agustus 2025 04:57 06:39 12:21 15:42 18:23 19:35
Kamis, 07 Agustus 2025 04:57 06:39 12:21 15:42 18:23 19:34
Jumat, 08 Agustus 2025 04:57 06:39 12:21 15:41 18:23 19:34
Sabtu, 09 Agustus 2025 04:57 06:39 12:21 15:41 18:23 19:34
Minggu, 10 Agustus 2025 04:57 06:39 12:20 15:41 18:23 19:34
Senin, 11 Agustus 2025 04:57 06:38 12:20 15:40 18:23 19:33
Selasa, 12 Agustus 2025 04:57 06:38 12:20 15:40 18:23 19:33
Rabu, 13 Agustus 2025 04:57 06:38 12:20 15:39 18:22 19:33
Kamis, 14 Agustus 2025 04:57 06:38 12:20 15:39 18:22 19:32
Jumat, 15 Agustus 2025 04:57 06:38 12:20 15:38 18:22 19:32
Sabtu, 16 Agustus 2025 04:56 06:37 12:19 15:38 18:22 19:32
Minggu, 17 Agustus 2025 04:56 06:37 12:19 15:37 18:22 19:32
Senin, 18 Agustus 2025 04:56 06:37 12:19 15:37 18:21 19:31
Selasa, 19 Agustus 2025 04:56 06:37 12:19 15:36 18:21 19:31
Rabu, 20 Agustus 2025 04:56 06:36 12:18 15:36 18:21 19:31
Kamis, 21 Agustus 2025 04:56 06:36 12:18 15:35 18:21 19:30
Jumat, 22 Agustus 2025 04:56 06:36 12:18 15:35 18:21 19:30
Sabtu, 23 Agustus 2025 04:55 06:36 12:18 15:34 18:20 19:30
Minggu, 24 Agustus 2025 04:55 06:35 12:17 15:34 18:20 19:29
Senin, 25 Agustus 2025 04:55 06:35 12:17 15:33 18:20 19:29
Selasa, 26 Agustus 2025 04:55 06:35 12:17 15:32 18:19 19:29
Rabu, 27 Agustus 2025 04:55 06:34 12:17 15:32 18:19 19:28
Kamis, 28 Agustus 2025 04:55 06:34 12:16 15:31 18:19 19:28
Jumat, 29 Agustus 2025 04:54 06:34 12:16 15:30 18:19 19:28
Sabtu, 30 Agustus 2025 04:54 06:33 12:16 15:29 18:18 19:27
Minggu, 31 Agustus 2025 04:54 06:33 12:15 15:29 18:18 19:27
Sumber: bimasislam.kemenag.go.id

Jadwal sholat Kota Samarinda hari ini penting sebagai panduan umat Islam agar dapat menyempurnakan kewajiban sholat subuh, zuhur, asar, maghrib, dan isya'. Sholat 5 waktu lebih utama ketika dikerjakan pada awal waktu. Rasulullah saw. bersabda bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah "shalat pada waktunya".

Tirto.id menyediakan informasi seputar waktu sholat harian di Kota Samarinda dengan data yang bersumber pada Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Di samping mengetahui jadwal shalat 5 waktu, masyarakat Kota Samarinda juga dapat mengakses panduan keutamaan sholat tepat waktu, hingga rekomendasi masjid di Kota Samarinda yang dapat digunakan untuk sholat berjamaah.

Di samping itu, halaman ini juga akan menampilkan panduan doa apa saja yang dibaca setelah sholat fardhu bagi masyarakat Kota Samarinda. Terdapat pula ayat Al-Qur'an dan hadits pilihan inspiratif yang dapat memberikan pencerahan setiap hari untuk umat Islam di kawasan Kota Samarinda.

Jadwal sholat hari ini di Kota Samarinda yang tersaji di bagian atas halaman ini menampilkan waktu adzan resmi yang berlaku untuk wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya. Catatan penting, perbedaan menit bisa saja terjadi antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya dalam lingkup wilayah Kota Samarinda karena faktor lintang dan bujur geografis. Namun secara umum, jadwal shalat di atas dapat dijadikan acuan utama untuk ibadah harian masyarakat Kota Samarinda.

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu

Bacaan doa setelah sholat 5 waktu merupakan amalan utama bagi setiap muslim. Usai mengerjakan shalat fardhu, baik itu subuh, zuhur, asar, maghrib, dan isya, umat Islam dianjurkan untuk tidak langsung meninggalkan tempat shalat, melainkan berzikir dan berdoa. Waktu setelah shalat wajib tergolong dalam waktu utama dikabulkannya doa.

Di antara doa setelah sholat fardhu yang dapat dibaca oleh umat Islam di Kota Samarinda, lengkap dalam tulisan Arab, versi latin, dan terjemahan bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.

Doa Meminta Hidayah

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

Allaahumma innii as'alukal-hudaa, wat-tuqaa, wal-'afaafa, wal-ghinaa

"Ya Allah, aku memohon petunjuk, ketakwaan, kehormatan diri, dan kekayaan jiwa."

Doa Dihindarkan dari Hawa Nafsu yang Buruk

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلاَقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ

Allāhumma innii a'uudzu bika min munkaraatil-akhlaaqi, wal-a'maali, wal-ahwaa'i

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ahklak, amalan, dan hawa nafsu yang jelek."

Keutamaan Shalat Awal Waktu & Ayat-Hadits tentang Sholat

Shalat wajib pada awal waktu adalah sunnah yang dianjurkan. Terdapat beberapa keutamaan shalat awal waktu yang dapat menjadi ilham bagi umat Islam Kota Samarinda. Di antaranya, mendapatkan ridha Allah, menumbuhkan disiplin, dan menyucikan hati dari kesibukan dunia.

Saat menjalankan shalat 5 waktu, kita akan mendengarkan lantunan ayat Al-Qur'an yang penuh makna. Berikut ayat Al-Qur'an dan hadits pilihan dari Tirto.id untuk umat Islam di Kota Samarinda sebagai inspirasi. Ayat dan hadits of the day yang disuguhkan ini akan diupdate setiap hari sebagai ikhtiar agar kita senantiasa dekat dengan Allah.

Q.S Ali Imran 159

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

Fabimā raḥmatim minallāhi linta lahum, wa lau kunta faẓẓan galīẓal-qalbi lanfaḍḍū min ḥaulik(a), fa‘fu ‘anhum wastagfir lahum wa syāwirhum fil-amr(i), fa iżā ‘azamta fa tawakkal ‘alallāh(i), innallāha yuḥibbul-mutawakkilīn(a).

Maka, berkat rahmat Allah engkau (Nabi Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan (penting). Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.

Hadits Shahih Muslim - Kitab Puasa

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بَكْرٌ وَهُوَ ابْنُ مُضَرَ عَنْ ابْنِ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الَّتِي فِي وَسَطِ الشَّهْرِ فَإِذَا كَانَ مِنْ حِينِ تَمْضِي عِشْرُونَ لَيْلَةً وَيَسْتَقْبِلُ إِحْدَى وَعِشْرِينَ يَرْجِعُ إِلَى مَسْكَنِهِ وَرَجَعَ مَنْ كَانَ يُجَاوِرُ مَعَهُ ثُمَّ إِنَّهُ أَقَامَ فِي شَهْرٍ جَاوَرَ فِيهِ تِلْكَ اللَّيْلَةَ الَّتِي كَانَ يَرْجِعُ فِيهَا فَخَطَبَ النَّاسَ فَأَمَرَهُمْ بِمَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ قَالَ إِنِّي كُنْتُ أُجَاوِرُ هَذِهِ الْعَشْرَ ثُمَّ بَدَا لِي أَنْ أُجَاوِرَ هَذِهِ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ فَمَنْ كَانَ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَبِتْ فِي مُعْتَكَفِهِ وَقَدْ رَأَيْتُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ فَأُنْسِيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ فِي كُلِّ وِتْرٍ وَقَدْ رَأَيْتُنِي أَسْجُدُ فِي مَاءٍ وَطِينٍ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ مُطِرْنَا لَيْلَةَ إِحْدَى وَعِشْرِينَ فَوَكَفَ الْمَسْجِدُ فِي مُصَلَّى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ وَقَدْ انْصَرَفَ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ وَوَجْهُهُ مُبْتَلٌّ طِينًا وَمَاءً و حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ يَزِيدَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي رَمَضَانَ الْعَشْرَ الَّتِي فِي وَسَطِ الشَّهْرِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ فَلْيَثْبُتْ فِي مُعْتَكَفِهِ وَقَالَ وَجَبِينُهُ مُمْتَلِئًا طِينًا وَمَاءً

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Bakr bin Mudlar dari Ibnul Hadi dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Sa'id Al Khudri ra., ia berkata; Dulu Rasulullah saw. melakukan I'tikaf pada sepuluh hari pertengahan bulan Ramadhan, dan ketika dua puluh hari dari bulan Ramadhan telah berlalu dan hari ke dua puluh satu akan segera masuk, beliau kembali ke tempat tinggalnya dan orang-orang yang ikut beri'tikaf bersamanya pun ikut pulang. Namun pada malam ke dua puluh satu Ramadhan, beliau kembali beri'tikaf dan menyuruh orang-orang agar ikut beri'tikaf bersamanya: "Barangsiapa yang ingin beri'tikaf bersamaku, hendaklah ia bermalam di tempat I'tikafnya. Dan sesungguhnya, aku telah melihat (bahwa) malam ini (adalah malam Lailatul Qadar), namun aku dilupakan kembali. Karena itu, carilah (Lailatul Qadar itu) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Yakni pada setiap malam ganjil. Dan aku juga telah bermimpi sujud di tanah yang basah." Abu Sa'id berkata, "Hujan pun turun pada malam ke dua puluh satu hingga air hujan itu merambat ke tempat shalat Rasulullah saw.. Aku melihat ke tempat itu, ternyata beliau telah beranjak usai menunaikan shalat Shubuh, sementara di wajah beliau basah dengan tanah bercampur air." Dan Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yakni Ad Darawardi, dari Yazid dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Sa'id Al Khudri ra., bahwa ia berkata; "Dulu Rasulullah saw. melakukan I'tikaf pada sepuluh hari pertengahan bulan Ramadhan." Maka ia pun menyebutkan hadits yang semisalnya, hanya saja ia menyebutkan; "Falyutsbit fi Mu'takafihi (Hendaklah ia menetap di tempat I'tikafnya)." Dan ia juga menyebutkan; "Wa jabiinuhu Mumtali'an Thiinan wa Maa'an (Dan pada keningnya terdapat tanah dan air)."

Keutamaan Sholat Berjamaah & Daftar Masjid di Kota Samarinda

Setelah mengetahui jadwal sholat Kota Samarinda hari ini, penting pula bagi kita untuk memahami keutamaan sholat berjamaah di masjid.

Di antara keutamaan sholat berjamaah, baik itu sholat subuh, zuhur, asar, maghrib, atau isya, adalah mendapatkan pahala 27 derajat lebih banyak dibanding sholat sendirian, sebagaimana disebutkan dalam hadits sahih. Di samping itu, umat Islam di kawasan Kota Samarinda yang rajin menjalankan shalat berjamaah akan memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah. Keistimewaan lain adalah, menjaga konsistensi ibadah, meninggikan derajat takwa, dan mendapatkan ketenangan hati.

Berdasarkan data Kementerian Agama RI, di kawasan Kota Samarinda, terdapat berbagai masjid sebagai berikut.

  • An-nuur
  • Al-falah
  • Al- Ikhlas
  • Al-iklas
  • Masjid Adhyaksa Nur Iman
  • An-nur
  • Tarbiyatul Mujahidin
  • Al--muchyar
  • Muhammad Chengho Fastabiqul Khairat
  • Baitul Muhajirin

Berita Teratas

Pilihan Editor